ekonomi kreatif

Liputan6.com, Jakarta – Rumah mode mewah, Dior, kembali menyuguhkan koleksi terbaru. Menjelang Bulan Ramadan, Dior meluncurkan capsule collection terbaru yang didedikasikan untuk Timur Tengah.

Dilansir dari laman The National News, Jumat (9/4/2021), sebagai bagian dari Dior Gold Capsule, direktur kreatif Maria Grazia Chiuri meninjau kembali salah satu kreasi dari rumah mode ini yang paling bertahan lama. Dari kreasi haute couture paling awal Christian Dior, seperti gaun Golconde yang terkenal dan siluet Pactole.

Juga pakaian yang dirancang oleh Marc Bohan selama masa jabatannya sebagai direktur artistik. Busana ini turut dikenakan oleh aktris Lauren Hutton dalam film All Fired Up pada 1982 silam yang berdetail emas. Emas telah menjadi ciri khas Dior sepanjang sejarahnya.

Penyair sekaligus filmmaker asa Prancis Jean Cocteau sempat menggambarkan teman setianya, Christian Dior, sebagai seorang yang “jenius lincah yang unik untuk zaman kita dengan nama magis yang menggabungkan dewa dan emas, dieu dan or”, selamanya membalut kedekatan Dior dengan warna yang berkilau ini.

Kehadiran John Galliano pada 1996 membuat emas bermetamorfosis menjadi simbol kemewahan serta perjalanan imajiner. Untuk koleksi haute couture musim semi/musim panas 2004, desainer Inggris ini merayakan kekuatan emas dalam penampilan yang menginspirasi firaun Mesir.

Untuk Dior Gold capsule, Chiuri meninjau kembali gaun dan rok dengan tulle, sutra, dan jaring warna-warni yang diselingi dengan sulaman yang cermat. Selain itu T-shirt J’Adior 8, referensi nomor keberuntungan Monsieur Dior, dan jaket Palto yang memberi detail di pinggang.

Harga Produk

Sementara, Dior Book Tote dirancang ulang dalam warna lembut, bahkan kini tersedia dalam versi mini. Ada pula Lady Dior, Saddle dan Caro, yang disulam halus dengan benang metalik untuk membuat garis-garis halus, dan dihiasi dengan rantai dengan tautan yang mengulangi ciri khas Dior.

Motif ini juga bisa ditemukan pada Dior Travel vanity, J’Adior pumps, Walk’n’Dior trainers, Dway mules dan Granville espadrilles. Koleksinya diakhiri dengan beragam opsi aksesori mewah, termasuk syal, gelang, dan ikat pinggang bertanda “Christian Dior”. Seri Dior Gold tersedia mulai 1 April 2021 di seluruh wilayah melalui pop-up khusus, dan di situs web Dior di UEA.

Berdasarkan laman resmi Dior UEA, beberapa tas termasuk Medium Lady D-Lite Bag dijual seharga 20 ribu Dirham atau setara Rp79 juta. Small Dior Booke Tote seharga 13 ribu Dirham atau setara Rp51 juta. Dan Saddle Bag seharga 15.500 Dirham seharga Rp61 juta, dan Large Dior Caro Bag seharga 18 ribu setara Rp71 juta.

Ada pula sandal Dway Slide seharga 3000 Dirham, Dway Heeled Slide seharga 3.500 Dirham sekitar Rp13 juta. J’Adior Bracelet Set seharga 1.650 Dirham Rp6,5 juta, Dior Or Palto Jacket seharga 14 ribu Dirham atau setara Rp55 juta.

Sumber: Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here