properti
https://lh3.googleusercontent.com/proxy/NOAkBM6o4TlSrzmoG4APtuiw_Bi_7crswTqYiqEMcd2N8mxUG0EOX-mm-wwG6PQFHuHrrhl8YVihkfExOQLTk1O6hDN9oWzsqxdC8x09VZzuDnr19cnq4HnciDvV6r3Ps6GBd4590GXBkgnk1DDAuYtcn_SPG0U

Sertifikat kepemilikan rumah memang penting. Apa jadinya jika sertifikat rumah tersebut hilang atau rusak?

Bisa jadi kamu dilanda panik luar biasa. Maklum, sertifikat merupakan benda bernilai tinggi.

Hanya saja, sebaiknya kamu tak perlu panik, apalagi sampai berlebihan.Lantas apa yang bisa dilakukan? Langsung saja baca ulasannya di bawah ini.

Baca Juga : Tips Bisnis Properti dari Pemilik Perumahan Greenstone

Cara Mengurus Sertifikat Rumah Hilang atau Rusak

Kamu dapat langsung melaporkan kehilangan ini dan meminta sertifikat penggantian kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) di mana kamu mendaftarkan properti tersebut.

Dalam tahap ini, jika dokumen telah lengkap, pihak BPN akan meninjau kembali lokasi dan melakukan pengukuran ulang.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keadaan tanah masih sama dengan yang tertera dalam Buku Tanah dan fotokopi sertifikat pemohon.

Setelah semua proses tersebut telah dipenuhi, barulah dilakukan penerbitan sertifikat pengganti.

Ada baiknya kamu segera memblokir sertifikatmu yang hilang dengan cara melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan disertakan surat keterangan kehilangan, serta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari pihak kepolisian.

Hal ini dapat menghindarkan penyalahgunaan atas sertifikat.

Sumber : rumah123.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here