bisnis

Kumparan-PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan kerugian Rp 2,09 triliun sepanjang tahun buku 2020. Kinerja keuangan dari BUMN penerima penugasan proyek jalan Tol Trans Sumatera ini, menurun tajam dibandingkan tahun 2019 yang masih mencatatkan laba bersih Rp 1,99 triliun.

baca juga: Jalan Tol Trans-Sumatera Terus Dibenahi, Hutama Karya Pastikan JTTS Aman Dilalui

Pendapatan Perseroan juga turun dari Rp 26,39 triliun di 2019 menjadi Rp 21,64 triliun di 2020. Di saat bersamaan, beban umum dan administrasi meningkat 61 persen menjadi Rp 1,15 triliun. Biaya keuangan akibat pembayaran beban bunga pinjaman juga melonjak 215 persen di 2020 menjadi Rp 2,55 triliun.

BUMN Penggarap Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Rugi Rp 2,09 Triliun di 2020 (1)
Gerbang Tol Aceh di Jalan Tol Trans Sumatera. Foto: Dok. Hutama Karya

Tugas Hutama Karya di Tol Trans Sumatera

Hutama Karya mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk membangun jalan Tol Trans Sumatera. Penugasan itu dituangkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2014 serta Perpres Nomor 117 Tahun 2015.

baca juga: Proyek Jembatan Batam-Bintan, Hutama Karya Minat Jadi Peserta Lelang

Adapun total panjang Tol Trans Sumatera mencapai 2.974 kilometer (km). Tol itu terbagi menjadi dua koridor yaitu koridor utama sepanjang 2.046 km dan koridor pendukung sepanjang 928 kilometer.

Tol ini rencananya terdiri dari 27 ruas. Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera untuk ruas Banda Aceh-Bakauheni ditargetkan selesai secara keseluruhan pada 2024.

Sumber: Kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here