sumber : its.ac.id

Era new normal diiringi dengan pembukaan sektor-sektor bisnis di masa Adaptasi Kebiasaan Baru, terbukti mendorong peningkatan mobilitas warga. Dalam rentang waktu Mei hingga Juni 2020, mobilitas warga pun berangsur meningkat.

Tepat pada Akhir Juni 2020, aktivitas mingguan masyarakat Indonesia hanya terbendung 13,4 persen dari total. Bersamaan dengan itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pun mengalami kenaikan ke level 83,8 pada bulan Juni. Meskipun terjadi kenaikan sebesar enam basis poin dari Mei ke Juni 2020, akan tetapi nilai IKK Juni masih berada di bawah April 2020.

Baca juga : Beragam Stimulus Dilakukan Pajak Dalam Membantu Kelangsungan Usaha

Peningkatan mobilitas warga memang merangsang perbaikan IKK. Namun, kenaikan mobilitas juga memperburuk masalah yang belum selesai, yakni penyebaran Covid-19. Terlihat jelas bahwa pelonggaran PSBB di saat memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru justru berimbas pada kenaikan penambahan kasus baru Covid-19. Kurva kenaikan kasus baru Covid-19 di Indonesia justru makin terlihat naik dari hari ke hari.

Di satu sisi, kenaikan IKK mungkin menjadi sinyal yang baik karena hal ini menunjukkan adanya peningkatan sinyal konsumsi dan juga investasi. Akan tetapi, peningkatan jumlah kasus Corona juga bisa menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang.

Jika kasus makin memuncak dan Pemerintah harus kembali membatasi aktivitas warga, tentu saja fenomena ini berpotensi menurunkan konsumsi dan menciptakan ketidakpastian kembali bagi para pelaku usaha yang akhirnya juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sumber : suaramerdeka.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here