properti

RumahCom – Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengklaim, pembentukan bank tanah yang diatur dalam UU Cipta Kerja mampu menyelesaikan banyak masalah pertanahan, termasuk reforma agraria.

“Bank tanah terobosan yang sangat berharga. Banyak menyelesaikan masalah. Tentu kita akan mendisiplinkan banyak pihak,” ujar Sofyan pada Jakarta Food Security Summit yang digelar Kadin Indonesia secara virtual di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Kamis, 19 November 2020.

Sofyan menjelaskan, aturan mengenai bank tanah dapat membuat pemerintah mampu mengelola dan mengoptimalisasi lahan terlantar serta lahan HGU (Hak Guna Usaha) yang sudah habis masa berlakunya atau tidak diperpanjang.

земельные участки png 8 » PNG Image

Salah satu contoh masalahnya adalah ketika Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan HGU atas tanah yang mengalihfungsikan kawasan hutan. Tetapi Badan pertanahan Nasional (BPN) tidak mengetahuinya.

Selain itu, akibat birokrasi yang tidak terpusat dan terlalu panjang, seringkali tanah yang dialihfungsikan tersebut tidak dilakukan reforma agraria. Padahal, KLHK mewajibkan bahwa dari 20 persen tanah yang sudah diberikan HGU, wajib untuk reforma agraria.

“Tetapi karena transisi tidak ada jembatannya, itu akan menjadi masalah. Dengan adanya bank tanah nanti, masalah-masalah ini akan jauh lebih baik kita selesaikan,” ucap Sofyan.

Sebelumnya, Sofyan menjelaskan bank tanah berfungsi sebagai intermediary atau perantara layaknya perbankan.

Bank tanah memungkinkan Kementerian ATR/BPN untuk mengelola dan mengoptimalisasi tanah terlantar. Tanah HGU yang sudah habis masa berlakunya atau tidak diperpanjang.

Setelah itu, pemerintah dapat melakukan redistribusi atau pembagian tanah kembali kepada masyarakat sesuai dengan otoritas dan pengaturan yang ketat.

Bahkan, bank tanah memungkinkan pemerintah memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh tanah di perkotaan dengan harga yang terjangkau.

Sumber: rumah.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here