properti

RumahCom – Kementerian PUPR akan meluncurkan aplikasi e-FLPP V.2 untuk menyempurnakan e-FLPP V.1. Dengan e-FLPP V.2 persetujuan hingga penyaluran KPR bersubsidi FLPP dari bank pelaksana kepada kalangan MBR bisa lebih cepat dari 7 hari kerja menjadi hanya 3 hari kerja.

Untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik terkait penyaluran KPR bersubsidi, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengembangkan e-FLPP V.2. Rencananya, e-FLPP V.2 dengan berbagai penyempurnaan ini akan diluncurkan pada akhir November 2020.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, sistem e-FLPP V.1 mulai diperkenalkan pertama kali pada awal Agustus 2016. Tujuan utama dari aplikasi ini untuk  menghindari human error. Dalam pengujian calon debitur dana FLPP yang disampaikan oleh bank pelaksana, tertib administrasi, maupun penyalahgunaan data.

baca juga: Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah Tiap Kali Kunjungan, Ini Alasannya!

“Sebelumnya batas waktu pencairan dana FLPP telah ditentukan maksimal selama tujuh hari kerja secara manual. Dengan pemanfaatan sistem e-FLPP ini batas waktu pencairan FLPP kepada MBR maksimal 3 hari kerja. Tetapi dengan catatan dokumen pencairan sudah diterima lengkap dan benar oleh PPDPP,” ujarnya.

Dalam pengembangan e-FLPP V.2 ini dilakukan penambahan fitur-fitur yang membantu pekerjaan sehingga bisa lebih efektif dan efisien. Misalnya, berkas permintaan pembayaran dana FLPP dapat di-create dari beberapa daftar kelompok sasaran (DKS), semua dokumen (surat permohonan, form data debitur, daftar kelaikan fungsi) tidak perlu lagi di-upload karena secara otomatis akan langsung di-generate oleh sistem.

Sumber: rumah.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here