Ilustrasi Sektor Perdagangan. (Portonews.com)

Pemerintah Kota Semarang akan memberikan pinjaman kredit dengan bunga 3 persen untuk para pelaku UMKM.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan kredit yang dimaksud yakni Kredit Wirausaha Bangkit Jadi Jawara (Wibawa). Selama pandemi Covid-19 terjadi di Kota Semarang, tak kurang dari Rp1,7 miliar telah dikucurkan kepada ratusan UMKM, lewat program Kredit Wibawa kepada 202 UMKM. Pemkot masih memungkinkan untuk memberi bantuan permodalan total Rp3,5 miliar lagi.

“Untuk itu masyarakat dapat mengakses instrumen permodalan tersebut melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang,” jelas pria yang akrab disapa Hendi, Jumat (17/7/2020).

Baca juga : PO Hotel Semarang Kembali Membuka Paket Akad Nikah

Hendi mengharapkan pelaku UMKM di Kota Semarang dapat memanfaatkan program Kredit Wibawa semaksimal mungkin, dalam mendukung kestabilan usahanya di tengah pandemi Covid-19.

“Kredit Wibawa adalah salah satu instrumen bantuan permodalan dari Pemerintah Kota Semarang untuk UMKM, yang sudah diluncurkan sejak tahun 2017, yang kemudian pada masa pandemi saat ini juga jadi salah satu instrumen untuk menjaga kestabilan ekonomi di Kota Semarang,” katanya.

Di sisi lain, program Kredit Wibawa juga memberikan keringanan kepada pelaku UMKM terdampak Covid-19 yang telah mendapatkan bantuan permodalan pada tahun sebelumnya.

Keringanan tersebut berupa penundaan pembayaran angsuran selama 3 bulan, yang akan dievaluasi dan bisa diperpanjang pada 3 bulan berikutnya. “Dan terhitung pada bulan April, Mei, Juni, terdapat lebih dari 90 UMKM yang telah mengajukan keringanan penundaan pembayaran selama 3 bulan tersebut,” katanya.

Sumber : semarang.bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here