properti

Bisnis.com, JAKARTA – Kehadiran kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk pusat penelitian dan pengembangan Bukit Algoritma secara jangka panjang berdampak positif terhadap prospek pertumbuhan properti di Sukabumi dan sekitarnya.

“Kalau untuk jangka panjang pastinya berprospek tapi membutuhkan persiapan yang harus matang. ” kata Ali Tranghanda, pengamat bisnis properti dari Indonesia Property Watch, pada Jumat (9/4/2021).

Menurut dia, prospek pertumbuhan properti di sekitar kawasan pusat litbang memang secara bertahap dan jangka panjang akan mengalami pertumbuhan, mengingat perlunya membangun dan menyiapkan sarana infrastruktur baik untuk kawasan pusat R&D maupun untuk mendukung kawasan properti yang akan tumbuh di sekitarnya.

“Saya rasa masih cukup lama, karena pastinya harus dibangun dan disiapkan terlebih dahulu infrastrukturnya,” kata Ali.

Dia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti fasilitas air, jalan, listrik serta transportasi publik dan fasilitas-fasilitas lainnya menjadi salah satu kunci untuk membangun kawasan ekonomi khusus seperti pusat R&D atau digital hub.

Sebelumnya PT Amarta Karya (Persero) atau AMKA sebagai BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. Dan Kiniku Bintang Raya menandatangani kontrak Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi, yang diberi nama Bukit Algoritma.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung mengatakan bahwa pada pembangunan proyek ini yang dibangun di lahan seluas 888 hektare, yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Nikolas juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan mimpi jangka panjang. Untuk tahap pertama selama 3 tahun, AMKA menjadi mitra kepercayaan untuk membangun sejumlah infrastruktur bagi Bukit Algoritma. Termasuk akses jalan raya, fasilitas air bersih, pembangkit listrik, gedung konvensi, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Pengembangan Bukit Algoritma itu bertujuan meningkatkan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset. Selain itu juga pengembangan untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit.

Sumber: Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here