ekonomi kreatif
https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/05/16/77448-streaming.jpg

Pemerintah resmi akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen atas pembelian produk dan jasa digital dari pedagang atau penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Kebijakan ini berlaku mulai tanggal 1 Juli 2020.

“Pengenaan pajak itu baik perdagangan dari luar maupun dalam negeri, yang mencapai nilai transaksi atau jumlah traffic dan pengakses tertentu dalam kurun waktu 12 bulan,” termaktub dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan di laman resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Kamis, 28 Mei 2020.

Melalui aturan ini, produk digital akan diperlakukan sama seperti produk konvensional atau produk digital sejenis dari dalam negeri.

Kemenkeu menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan berusaha bagi semua pelaku usaha.

Baca Juga : Tips Bisnis Properti dari Pemilik Perumahan Greenstone

Kebijakan ini dilakukan untuk melaksanakan Pasal 6 ayat 13a Perpu Nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19.

Penerapan PPN ini juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara dalam rangka menanggulangi dampak wabah Covid-19. Melalui pajak, pemerintah mengajak semua pihak untuk bahu-membahu, mengambil peran mengatasi tantangan akibat Covid-19.

Sumber : bisnis.tempo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here