teknologi

Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat telekomunikasi menilai jaringan internet cepat nirkabel tidak bergerak 5G (fixed wireless broadband 5G) dapat menjadi pelengkap bagi jaringan internet tetap, dalam menjangkau kawasan perumahan.

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan modem WiFi, yang merupakan salah satu perangkat fixed wireless broadband, dapat digunakan untuk 5G karena memiliki kemampuan menyalurkan internet cepat dalam jumlah besar.

Heru berpendapat modem WiFi ke depan akan menjadi pengganti internet tetap ke rumah. Jika internet tetap sulit dikembangkan atau terkendala biaya untuk masuk ke semua rumah di Indonesia.

baca juga: Seberapa Penting Kehadiran 5G Dibanding Pemerataan 4G?

“Arah modem WiFi komplementer wilayah layanan internet rumah yang masih minim,” kata Heru kepada Bisnis.com, Jumat (9/4/2021).

Sekadar informasi, cakupan layanan jaringan internet tetap (fixed broadband) masih relatif rendah. Tingkat akses pelanggan terhadap jaringan internet tetap pada 2019 mencapai 13,59 persen, atau 9,3 juta pelanggan rumah tangga. Total ini dari total 68,7 juta rumah tangga yang telah terlewati kabel serat optik atau terlayani akses (home pass).

Dari sisi cakupan, jaringan kabel serat optik yang ada juga masih rendah. Cakupan jaringan serat optik hingga ke kecamatan dengan parameter Optical Distribution Point/ODP – per 2019 hanya mencapai 35,71 persen dari total kecamatan 7.175 atau sekitar 2.672 kecamatan.

Sementara Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan modem WiFi dan internet tetap ke rumah, memiliki keunggulan yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan.

“Tidak akan menggantikan serat optik karena dari segi standar layanan, serat optik lebih baik dari wireless. Keunggulan yang bersifat mobile yang tidak tidak mungkin ada di serat optik. Disini untuk membuat perangkat access point wifi 5G yang fleksibel,” kata Ian.

Sumber: Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here