Kebijakan pemerintah mendorong perbankan melakukan restruturisasi kredit dan memacu dukungan pembiayaan baru guna menggerakan perekonomian mulai memberi dampak sektor usaha. Pandemi Covid-19 harus diakui telah menahan laju ekspansi dunia usaha. Namun, sejumlah langkah pemerintah diharapkan bisa meredam keterpurukan dunia usaha, kalangan usaha mikro kecil dan menengah.

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), BUMN yang bergerak di bidang penjaminan kredit mengungkapkan bahwa penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 60,4 triliun hingga Agustus 2020, atau mencapai 76,55% dari realisasi penjaminan kredit yang diberikan perusahaan pada 2019, yakni Rp 78,9 triliun.

“Volume menjaminan KUR (Kredit Usaha Rakyat-red) telah mencapai Rp 60,4 triliun hingga Agustus 2020, sementara untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp 3 triliun,”ujar Dirut PT Askrindo Dedi Sunardi dalam dalam diskusi secara virtual, Kamis (17/9).

Baca Juga : Halim Sanjaya Group Raih Penghargaan Bidang Properti di Tengah Pandemi Covid-19

Dengan capaian sepanjang delapan bulan pertama di 2020, Dedi optimistis target penjaminan yang ditetapkan perusahaan bakal teralisasi tahun ini. Apalagi, katanya, Askrindo bekerja sama dengan perbankan yang kian agresif menyalurkan KUR kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam pendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, lanjut Dedi, Askrindo hadir menjalankan memberikan penjaminan KUR kepada pihak perbankan. Hingga saat ini, tercatat 20,7 juta penerima KUR telah dijamin Askrindo. Perusahaan juga menjamin 40,5 juta tenaga kerja yang diserap UMKM.

Untuk mendukung gerak perekonomian, Askrindo juga mendukung pelaksanaan Penjaminan KUR Super Mikro. Berbagai dukungan teknologi dipersiapkan untuk memuluskan program tersebut mulai dari penyesuaian sistem terhadap data KUR Supermikro Bank BRI sejak 2 September 2020.

Askrindo terus melakukan sosialisasi penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan oleh Pemerintah.

Sumber : jawapos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here