Sumber Desain Arsitek WallpaperBetter

Pandemi Covid-19 memunculkan banyak hal baru terkait lifestyle hingga desain bangunan. Akan ada banyak penerapan gaya arsitektur baru sebagai respon terkait pandemi ini yang akan dijawab oleh kalangan arsitek.

Ada banyak hal yang berubah sehingga membutuhkan berbagai penyesuaian baru akibat pandemi Coronavirus Disease 2029 (Covid-19). New normal ini berlaku untuk segala hal terkait pola bisnis, lifestyle, dan lainnya.

Kalangan arsitek telah mengemukakan pendapat khususnya terkait berbagai penerapan new normal untuk desain sebuah properti. Perubahan mulai dari hal kecil atau minor seputar mengubah tata letak furnitur.

Baca Juga : Penjualan Properti Melorot, Laba Kuartal I Turun 12,32%

Gaya Arsitek

Menurut Budi Pradono, Architects, arsitektur pasti akan berubah setelah pandemi ini, misalnya kafe ataupun perkantoran yang akan di-upgrade.

“Desain-desain rumah menengah juga akan mengalami perubahan yang diarahkan untuk mencapai tingkat kenyamanan baru untuk bekerja maupun tinggal di rumah. Termasuk tren menempatan tempat cuci tangan sebelum masuk ke rumah, jadi rumah dibuat ada area disinfektan,” katanya.

Ary Indra, Arsitek dari Aboday menyebut, dibutuhkan jasa arsitektur untuk mendesain hal-hal baru. “Misalnya pola-pola kerja online termasuk belanja online, itu membutuhkan arsitek untuk merancang ruang supaya sesuai dengan higienitas dan physical distancing yang dibutuhkan saat pandemi ini,” ujarnya.

Irianto PH, Arsitek dari Antara Architects mengatakan akan ada penerapan konsep arsitektur yang beragam pada masa awal-awal pandami ini. Alasannya karena semua pihak juga masih mencari-cari pola terbaik untuk menghindari penyebaran virus. Analoginya seperti smartphone yang pada awal kemunculannya memiliki model yang beragam, tetapi saat ini cenderung seragam karena mengutamakan fungsi ketimbang tampilan. Arsitektur kurang lebih akan seperti itu terkait penerapan norma-norma barunya nanti.

Sementara itu Vincentius Hadi dari Hadivincent Architects, untuk sementara ini hal baru yang akan diterapkan pada sebuah bangunan lebih fokus untuk berkegiatan di rumah dan tetap menjamin higienitas lingkungan. “Ke depan pasti akan ada banyak hal baru yang ditawarkan terkait kebutuhan baru pasca pandemi dan itu harus bisa direspon oleh kalangan arsitek,” ungkapnya.

Sumber : rumah.com

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here