otomotif

Bisnis.com, JAKARTA – Melalui kerja sama antara BMW i dan Designworks, pelompat profesional asal Austria sekaligus penerjun payung Peter Salzmann berhasil memenuhi impian terbang dengan cara yang paling inovatif.

Hal ini mewujud lewat wingsuit elektrik yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan waktu terbang. Uji coba wingsuit elektrik dari BMW ini telah didokumentasikan secara visual pada 6 November 2020, di pegunungan Alpen Austria.

Jubah Terbang BMW Ini Bikin Penggunanya Serasa Menjadi Iron Man - Otomotif  Liputan6.com

Wingsuit elektrik tersebut terdiri atas dua baling-baling karbon yang disebut impeller. Masing-masing mampu menghasilkan daya 7,5 kW dengan kecepatan sekitar 25.000 rpm dan total output sebesar 15 kW untuk waktu lima menit.

Setelah sukses, Salzmann dan para ahli di BMW i serta Designworks akan melanjutkan proses pengembangan wingsuit bertenaga listrik pertama di dunia ini.

Electric mobility in new spheres: The first electrified wingsuit flight,  powered by BMW i

Wingsuit flying merupakan olahraga pengembangan dari terjun payung. Para penerjunnya menggunakan pakaian khusus. Mereka bisa lebih lama di udara untuk melakukan manuver sebelum akhirnya melepas parasut

Banyak istilah yang digunakan untuk desain baju wingsuit, di antaranya birdman suits, flying squirrel suits, atau bat suits. Wingsuit modern pertama kali dikembangkan Patrick de Gayardon asal Prancis pada 1990-an dan hingga saat ini terus mengalami perkembangan.

Sumber: bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here