Bisnis.com, JAKARTA – Miliarder Bill Gates memperkirakan sebesar 50 persen perjalanan bisnis akan hilang usai pandemi.

Menurut Gates, salah satu perubahan terbesar dalam cara berbisnis karena pandemi kali ini, berkaitan dengan perjalanan terkait pekerjaan.

“Prediksi saya adalah bahwa lebih dari 50% perjalanan bisnis dan lebih dari 30% work from office akan hilang,” kata Gates dilansir dari Bussiness Insider.

baca juga: Gubernur BI Sebut Investasi Daerah Kunci Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Jenis perjalanan bisnis dimana untuk meeting secara langsung tidak akan menjadi “standar emas” lagi, kata Gates. Ia memperkirakan sebagian besar perusahaan akan memiliki “ambang batas yang sangat tinggi” untuk melakukan jenis perjalanan bisnis tersebut.

Ketika berbicara tentang bekerja dari rumah, menurutnya beberapa perusahaan akan melakukan perubahan besar dalam penerapannya.

Misalnya saja, katanya perusahaan seperti Twitter, yang mengatakan karyawan mereka dapat bekerja dari jarak jauh selamanya, dari mana saja.

Banyak perusahaan, terutama di dunia teknologi, tempat Gates berasal, sedang mempertimbangkan kembali masa depan pekerjaan.

baca juga: Kontribusi Ekonomi Digital Indonesia Capai US$44 Miliar, Ini Alasannya!

Di Microsoft, perusahaan yang didirikan Gates bersama Paul Allen pada tahun 1975, karyawan akan beralih ke “tempat kerja hybrid” di mana mereka hanya akan melapor ke kantor selama setengah minggu kerja.

Prediksi Gates tentang perjalanan bisnis sejalan dengan penelitian dari para pakar industri, yang memperkirakan bahwa kemungkinan akan membutuhkan beberapa tahun untuk kembali normal sebelum pandemi. Menurut penelitian Bank of America dari Oktober, perjalanan korporat tidak mungkin pulih sampai “akhir 2023 atau 2024.”

Sumber: bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here